11/28/13

Connection Byte Untuk Mendetect dan Shapping Traffic Download

4 comments
Tutorial ini berguna untuk membatasi aktifitas traffic download berdasarkan perhitungan byte, cara ini merupakan alterantif bagi yang kesulitan dalam penggunaan fitur delaypool. Dalam penggunaan connection byets pada fitur mangle dapat berguna untuk mendeteksi jumlah bytes yang telah diteransfer dalam satu koneksi, misalnya jika klien IP 192.168.3.20 mengakses 39.202.3.2 maka selama terjadinya koneksi yang terjadi connection bytes secara otomatis akan mencatat jumlah traffic bandwidth yang terjadi dalam koneksi tersebut hingga koneksi terputus. Mari kita langsung pada contoh kasus agar lebih mudah difahami.

Contoh Kasus Penerapan Connection Byte


Saya ingin membatasi klien 192.168.3.20 jika melakukan koneksi ke suatu situs dengan ip 39.202.3.2 misalnya.!!! Kemudian saya akan memberikan prioritas 1 jaringan dengan kecepatan 128kbps jika dia masih dalam koneksi dengan jumlah byte yang kecil antara 0-512 KB selama koneksi ke situs tersebut, dan jika dia melebihi dari kapasitas byte yang telah saya tentukan sebesar 512KB maka koneksi jaringan dia akan pindah ke jaringan prioritas 2 dengan kecepatan 32kbps.

Saya harap sejauh ini contoh kasus diatas dipahami :) sekarang kita lanjut ke tahap konfigurasinya. Buka terminal mikrotik lalu ketik perintah

/ chain=postrouting out-interface=ether1 dst-address=192.168.3.0/24 protocol=tcp src-port=80 action=markconnection new-connection-mark=http_conn passthrough=yes

/ chain=postrouting out-interface=ether1 dst-address=192.168.3.20 connection-mark=http_conn connectionbytes=0-131072 action=mark-packet new-packet-mark=client12_browsing passthrough=no

/ chain=postrouting out-interface=ether1 dst-address=192.168.3.20 connection-mark=http_conn connectionbytes=131073-4294967295 action=mark-packet new-packet-mark=client12_download passthrough=no

/ name="browsing" kind=pcq pcq-rate=128000 pcq-limit=50 pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000

/ name="download" kind=pcq pcq-rate=32000 pcq-limit=50 pcq-classifier=dst-address pcq-total-limit=2000

/ name="choi" parent=ether1 packet-mark="" limit-at=1024000 queue=default priority=3 max-limit=1024000 burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s 
/ name="client12_browsing" parent=choi packet-mark="client12_browsing" limit-at=0 queue=browsing priority=1 max-limit=0 burst-limit=0 burst-threshold=0
/ name="client12_download" parent=choi packet-mark="client12_download" limit-at=0 queue=download priority=2 max-limit=0 burst-limit=0 burst-threshold=0

Demikian tutorial pemanfaatan connection byte untuk detect dan shapping traffic pada router mikrotik. Semoga membantu, jika ada kesalahan mohon komentarnya kritik dan saran kalian akan sangat bermanfaat.

4 comments :

  1. wah sepertinya ini ilmu baru buat saya mas, soalnya saya nggak paham sama sekali nich. Izin ikut belajar disini ya. Terimakasih :)

    ReplyDelete
  2. salam kenal...
    apakah IP klien harus di-hard code spt itu? bgmana agar berlaku utk TIAP klien dlm 1 subnet?

    ReplyDelete
  3. ijin belajar gan, pusing juga yah kalau baru liat ginian?

    ReplyDelete

Silahkan tulis kritik, saran dan pertanyaan kalian.

Notice :
Tolong jangan gunakan nama Anonymous, gunakanlah Name/URL, Google ID, Wordpress ID, Tyepad dll. Mohon pengertiannya untuk menghindari spam, bagi yang masih ngeyel mengunakan anonymous terpaksa komentar kami hapus.

- Terima Kasih