11/29/13

Cara Memisahkan Gateway Lokal (IIX) dan Internasional

No comments

Pada kesempatan ini saya ingin membagikan hasil uji coba saya untuk memisahkan traffic gateway lokal IIX dan Internasional. Fungsi dari pemisahan gateway sendiri hanya sebagai manajemen bandwidth, saya sendiri belum pernah mencoba manajemen seperti ini kepada klien yang memakai jasa saya karena memang tidak ada yang minta manajemen seperti ini hehehe Open-mouthed smile  tapi tak apalah mari kita bahas disini sebagai bahan belajar bersama.

 

Contoh kasus memisahkan gateway traffic lokal dan internasional

 

Pertama yang diperlukan untuk melakukan manajemen pemisahan traffic gateway adalah tiga buah NIC yang berguna untuk 1 dari traffic lokal, 1 traffic internasional, dan 1 untuk traffic distribusi jaringan lokal. Asumsikan kita sudah memenuhi kebutuhan tersebut, kemudian kita perlu melakukan standart penamaan interface dan IP agar tidak pusing settingnya.

 

Nama-nama interface nya lokal, internasional, dan  distribusi. Sedangkan standarisasi IP nya adalah 192.168.3.0/24 untuk jaringan distribusi, 39.172.40.2/30 untuk jaringan traffic lokal, 172.80.124.1/30 untuk jaringan Internasional. Kemudian kita masuk ke tahap konfigurasinya, buka terminal mikrotik lalu ikuti langkah-langkah berikut :

 

/ Interface set 0 name=distribusi


/ interface set 1 name=internasional


/ Interface set 2 name=lokal


/ ip address add address=192.168.3.0/24 interface=distribusi comment="ip trafik distribusi"
disabled=no
/ ip address add address=172.80.124.1/30 interface=Internasional comment="ip trafik
internasional" disabled=no
/ ip address add address=39.172.40.2/30 interface=Lokal comment="ip trafik IIX" disabled=no


/ ip firewall mangle add chain=prerouting in-interface=distribusi dst-address-list=nice action=markrouting new-routing-mark=nice2 passthrough=yes comment="mark nice trafic" disabled=no


/ ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=172.80.124.1 scope=255 target-scope=10 comment="gateway traffic internasional" disabled=no
/ ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=39.172.40.2 scope=255 target-scope=10 comment="gateway traffic IIX" mark=nice2 disabled=no


/ queue simple add name="IIX-Client-01" max-limit=256000/256000 dst-address="192.168.3.12" interface=lokal
/ queue simple add name="INT-Client-01" max-limit=64000/64000 dst-address="192.168.3.12" interface=internasional


 


Catatan : Pemisahan traffic antara gateway lokal dan internasional hanya untuk client yang menggunakan ip address 192.168.3.12 yang sudah kita setting pada queue simple tadi.


 


Demikian tutorial memisahkan traffic gateway lokal (IIX) dan Internasional pada router mikrotik. Semoga dapat membantu

No comments :

Post a Comment

Silahkan tulis kritik, saran dan pertanyaan kalian.

Notice :
Tolong jangan gunakan nama Anonymous, gunakanlah Name/URL, Google ID, Wordpress ID, Tyepad dll. Mohon pengertiannya untuk menghindari spam, bagi yang masih ngeyel mengunakan anonymous terpaksa komentar kami hapus.

- Terima Kasih