11/27/13

Cara Limit Traffic Download Untuk Situs Tertentu

1 comment
Setiap situs mempunyai server dan kebijakan kecepatan tersendiri, ada yang membatasi kecepatan download free membernya ada pula yang mengijinkan full speed untuk semua member. Ada beberapa situs yang memberikan ijin kecepatan download traffic maksimal seperti rapidshare, indowebster, mediafire dll.

Pada tutorial ini saya akan membagi cara limit traffic download untuk situs tertentu hal ini mungkin berguna sebagai bahan edukasi saja, pasalnya metode yang paling efisien ada pada tutorial yang saya tulis kemarin Manajemen Bandwidth Mikrotik . Oke, disini saya menggunakan contoh untuk situs rapishare dan Router OS Mikrotik v5.26 silahkan simak langkah-langkah berikut.

Limit Traffic Download Untuk Situs Tertentu Dengan Mikrotik


Langkah pertama buka WinBox masuk ke System > Scheduler kemudian masukan kode script dibawah :


:foreach i in=[/ip dns cache find] do={

:if ([:find [/ip dns cache get $i name] "rapidshare"] > 0) do={

:log info ("rapidshare: " . [/ip dns cache get $i name] . " (ip address " . [/ip dns

cache get $i address] . ")")

/ip firewall address-list add address=[/ip dns cache get $i address] list=rapidshare

disabled=no

}

}


Note : Perhatikan yang bercetak tebal, silahkan diganti sesuai situs yang yang ingin di limit.


Pada pengaturan schedule interval saya set 1 menit, silahkan ganti sesuai selera. Setelah itu biasanya akan muncul address list baru kira-kira seperti ini



Kita lanjut dengan membuat rule mangle untuk mark connection  dan mark packet perhatikan baik-baik gambar dibawah ini untuk membuar mangle rule nya.

Mark Conn - Mangle Rule

Mark Packet - Mangle Rule

Kemudian kita buat Queue, saya pakai Simpel Queue lihat gambar dibawah ini



Selesai, silahkan diubah langkah-langkah diatas jika ingin menentukan target situs lainnya.

1 comment :

  1. Apakah hanya berlaku untuk Router OS Mikrotik v5.26 saja ?

    ReplyDelete

Silahkan tulis kritik, saran dan pertanyaan kalian.

Notice :
Tolong jangan gunakan nama Anonymous, gunakanlah Name/URL, Google ID, Wordpress ID, Tyepad dll. Mohon pengertiannya untuk menghindari spam, bagi yang masih ngeyel mengunakan anonymous terpaksa komentar kami hapus.

- Terima Kasih